Curhatan Hatiku
Wajah Polisi Negeri Ini Tetap Menakutkan

Wajah Polisi Negeri Ini Tetap Menakutkan

Minggu, 30 November 2008 05:42 WIB | 3.943 Views | Comments 2008-11-30 05:42:30


Sebagai penegak hukum Polisi memang dituntut untuk bersikap tegas dan berwibawa, sebagian orang menggangap tegas dan berwibawa akan tumbuh dalam diri seseorang yang bermuka menakutkan, tentu bukan menakutkan seperti hantu dalam film-film tetapi setidaknya orang akan "murungkut" kalau melihatnya.Ternyata, selain sebagai penegak hukum polisi juga sebagai teladan, pelayan masyarakat. Ini adalah yang perlu digaris bawahi yaitu pelayan.

Saya termasuk orang yang sangat takut dengan polisi walaupun rasanya tidak punya salah, jujur saja ketika ada polisi lalu-lintas yang memberhentikan kendaraan yang saya tumpangi, rasanya deg-degan dan takut tanpa alasan, padahal tidak ada salah sedikitpun.Hal serupa mungkin didapat ketika saya meminta sebuah surat kehilangankah atau surat kelakuan baik, rasanya enggan dan takut berhubungan dengan polisi.

Perasaan seperti ini ternyata tidak saya rasakan sendiri, kemaren waktu orang tua mengalami kecelakaan, rasa ketakutan berhadapan dengan polisi juga menghantui, dan orang-orang disekitar sayapun demikian, mungkin inilah penyebab polisi kurang dekat dan ada dihati masyarakat. Hal yang terparah yang memungkinkan terjadi ialah ketika ketakutan itu dimanfaatkan polisi untuk bertindak kriminal dengan memeras masyarakat.PR besar kapolri Baru..

Tapi ada juga lucunya, tetangga saya justru tidak takut ke sebagian polisi, bila ia tau bagaimana histori dan besaran uang yang dikeluarkan untuk menjadi seorang polisi dengan jelas maka iapun akan tidak takut bahkan meremehkan, ini juga PR besar kepolisian, sepertinya ketakutan itu hilang karena masyarakat tau aib polisi tertentu.

Kami masih memimpikan polisi yang bisa tau kondisi, seram itu perlu, tapi senyum sepertinya lebih menentramkan hati kami sebagai masyarakat.

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet






Curhatan Hatiku Lainnya
Tidak Adakah Kata yang Lebih Baik dari kata PESTA
Senin, 03 November 2008 05:22 WIB
Tidak Adakah Kata yang Lebih Baik dari kata PESTA
Sebenernya saya tidak ingin menulis tulisan ini tapi karena tidak tertahan untuk mencurahkankan uneg-uneg yang ada ya sudahlah. Rasanya rasa kekurangsukaan saya terhadap teman-teman blogger tidak hanya dirasakan oleh saya sendiri, banyak teman-teman yang saya jumpai merasakan hal yang serupa. bahkan ada yang langsung berani berkomentar pedas di website resmi acara Pesta Blogger yang rencananya akan digelar 22 November 2008 ini.
Apakah Aku Seorang Blogger?
Jum'at, 24 Oktober 2008 06:28 WIB
Apakah Aku Seorang Blogger?
Diawal saya menganggap bahwa seorang blogger adalah orang yang selalu menuliskan sesuatu yang ada dalam pikirannya melalui aplikasi semacam dashboard yang disediakan gratis oleh vendor-vendor blog tertentu. Dalam perjalanannya ternyata banyak tulisan-tulisan yang terpasang di website-website pribadi yang ternyata masih menggunakan aplikasi opensource semacam WordPress. Yang jadi pertanyaan adalah jikalau seseorang yang selalu menulis dan dipasang pada aplikasi sendiri dan menggunakan domain sendiri apakah bisa disebut Blogger?