Aktual dan Umum
Gagasan RUU Anti Pornografi

Gagasan RUU Anti Pornografi

Oleh | Minggu, 08 April 2007 23:02 WIB | 6.447 Views | Comments 2007-04-08 23:02:00

Dialog dibuka antara Aa Gym dengan H. Dada Rosada walikota bandung, Pak Dada ternyata setuju dan ingin segera disahkannya RUU ini.

Agung Laksono sebagai ketua DPR juga berkesempatan menyampaikan pendapatnya, tak jauh dari pendapat sebelumnya, Agung juga berkomentar sama dan ingen segera mengesahkan RUU ini. Sulis yang merupakan deklarator gemanusa juga turut menyumbang aspirasinya dengan membacakan sebuah puisi yang bagus.

Dedi Mizwar sutradara film "kiamat sudah dekat" mengungkapkan perasaannya bahwa seni tidak harus berwujud pornografi dan beliau ternyata sangat menyayangkan hal-hal yang terjadi saat ini.

Hari mulai panas, aku tidak kuat untuk terus kepanasan, aku coba cari tempat "mengiuh", eh ternyata ada anak yang hilang yang disodorkan kepadaku, terpaksa deh aku jalan-jalan ke panitia, kebetulan panitianya anak-anak gemanusa yang sudah sangat akrab. selang satu jam akhirnya aku dihampiri neneknya yang kehilangan cucunya.

Balik lagi kebahasan kita, memang benar RUU ini harus segera disahkan , FPI dengan caranya yanga beda membawa spanduk yang bertuliskan " ATM kondom di pasang, Kami akan hancurkan " dan " Sweping Anggota DPR yang menolak RUU anti pornografi", dari semua yang hadir mulai dari ketua Artis siapa yah namanya lupa lagi, Rektor UPI, Ketua PGRI, Syafe'i Antonio, Tuti Alawiyah, Ninih Mutmainnah, dan semunya yang hadir menyatukan suara untuk mendukung disahkannya RUU anti pornografi.

aku sempat baca blognya Herman saksono, dia mengatakan dalam blognya :

" Rabu sore kemarin, dalam rapat dengar pendapat soal RUU Anti-Pornografi di DPR, Rhoma Irama kembali memarah-marahi Inul sekaligus menolak gaya berpakaian yang ketat dan sleeveless. Akibatnya, Inul sang Ratu Ngebor tidak kuat manahan emosinya hingga menangis terisak-isak. Entah Rhoma Irama memang keterlaluan atau Inul pandai bersandiwara, yang jelas keduanya mulai ahli dalam bidang tersebut.

Tapi bukan ini yang pantas didiskusikan, karena mereka berdua sepertinya memang akan selalu begitu. Justru keberadan RUU Anti Pornografi ini yang menurut saya sebuah langkah mundur menjadi negara merdeka. Ada banyak hal menggelitik dalam RUU ini, diantaranya mengatur pakaian yang sebaiknya dikenakan dan larangan berciuman di tempat umum. Malah, bagi Rhoma Irama, goyang ngebor pun termasuk pelanggaran hukum.

Aneh. Sejak kapan negara ikut campur mengatur baju yang dikenakan warganya? Sejak kapan negara mengatur etika warganya? Bukannya itu adalah domain agama dan nilai masyarakat, bukan domain undang-undang dan hukum formal.

Negara kita, walaupun bukan negara agama, memang menomorsatukan agama termasuk memberi kesempatan dan perlidungan kepada warganya untuk beribadah dan menjalankan tuntunan agama yang dia anut. Dan ini dituangkan dalam Pancasila dan UUD '45.

Tetapi, tentunya tidak berarti undang-undang dan hukum harus berdasar pada aturan spesifik agama, apalagi aliran tertentu kan? Teman saya misalnya, memiliki keyakinan kalau seorang pria tidak boleh mengenakan pakaian yang terbuat dari sutra. Tapi ini tidak berarti semua orang laki-laki di Indonesia tidak boleh mengenakan pakaian dari sutra. Bagaimana orang yang menganut agama yang berbeda dengan teman saya? Apakah dia kehilangan hak-nya untuk mengenakan pakaian sutra karena dia minoritas? Kalau demikian, lalu dimana letak perlindungan terhadap hak asasi warga negara?"

Aku gak nyangka banget kenapa dia sampai berpendapat demikian yah eh iya aku kan belom tau Herman Saksono ini agamanya apa? Bagaimana pendapat anda?

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet

#0






Aktual dan Umum Lainnya
Karikatur Nabi dan Demontrasi
Minggu, 08 April 2007 22:52 WIB
Karikatur Nabi dan Demontrasi
Ketika aku masuk kamar kostku, kulihat ada sebuah benda yang menggantung di dinding kamarku, ya Raket Badminton Reinforce Speed (RS) buatan Denmark, terhening sejenak ingat Karikatur nabi yang dibikin oleh orang-orang yang tinggal satu negara dengan Raketku ini. Sebuah karikatur nabi Muhammad yang sangat menyelekit kedalam hati ini, betapa teganya mereka membuat hal yang senista ini kepada sosok nabi yang menjadi Teladan, Panutan, idola oleh setiap muslim. aku terdiam kembali setelah melihat Metro TV ketika sahabat-sahabat kita mulai berdemo, apa yang sudah aku lakukan. Apakah akan membaikot produk Denmark. Ok kalau gitu baca selengkapnya aja.
Kapankah Islam Dapat Menguasai Sektor Media
Minggu, 08 April 2007 22:51 WIB
Kapankah Islam Dapat Menguasai Sektor Media
Mungkin minggu-minggu ini telinga sahabat sedikit terganggu dengan didengarakanya beberapa berita yang gak enak kita dengarkan. Beberapa gambar karikatur Nabi Kita Tercinta telah beredar di sebuah negara yang jelas bukan Islam, memang ini telah lama, yaitu sekitar bulan Septemberan Tahun lalu. Kita juga mendengar bagaimana perjuangan teman-teman kita untuk menolak masuknya majalah Playboy edisi Indonesia. sungguh sangat ironis jika ternyata memang playboy edisi indonesia itu masuk ke Indonesia yang notabene negara yang menjadi Muslim Terbanyak. dan setelah sholat ashar tadi aku sempatin diri untuk nyari untuk cari gambar Rosulullah yang dibikin oleh orang bule itu, ternyata aku tersesat ke sebuah situs yang menggambarkan bagaimana islam itu sebenernya. Wah, aku kaguet banget ternyata isinya salah semua, didalamnya ada gambar-gambar bagaimana orang Palestina saat Intifada dan Bagaimana WTC Building hancur. Lalu yang jadi pertanyaan.. Kalo media Ummat Muslim kemana ?