Linux dan Server
Auto Update Diskspace Info di Linux Setelah Mendelete File

Auto Update Diskspace Info di Linux Setelah Mendelete File

Sabtu, 17 Maret 2012 07:48 WIB | 3.811 Views | Comments 2012-03-17 07:48:04

Sebenarnya pekerjaan ini cukup menyebalkan, bagaimana tidak ketika kita sudah menghapus file yang sangat besar dari komputer linux kita tetapi masih tersisa 0% dari space hardisk alias tidak berkurang. Hal yang bisa dilakukan untuk mengupdatenya adalah dengan merestart komputer kita, namun apa jadinya jika komputer kita itu adalah server yang pantang untuk direstart, apalagi kita sudah membuat script cron untuk menghapus file besar secara berkala, apa harus kita restart komputernyata? tidakkkkk ...


Sempat searching searching gitu di Google..dan jawabannya sama yaitu harus direstart. Ada satu pertanyaan yang ada disebuah website tanya jawab..ada seseorang yang menanyakan begini.

"If the partition used space increase in to 100%, we had to delete unnecessary file to have more space. But after deleting the files df -h command not updating the actual space details and we are unable to create any file. Why?" ..haha pertanyaan sejenis ternyata dengan yang saya alami dan jawabannya adalah...

Jadi setelah kita medelete sebesar apapun data yang ada di linux kita, tidak serta merta mengurangi hardisk kita (df info) dan bahkan jika kita write sebuah filepun masih ditolak dengan alasan penuh, padahal kita sudah menghapus ribuan data yang besarnya bergiga-giga. Hal ini disebabkan karena ada process delete yang mengunci space hardisk kita, cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengkill process tadi dan alhasil disk akan free. Perintahnya adalah sebagai berikut:

ls -ld /proc/*/fd/* 2>&1 | fgrep `(deleted)`

dan akan menghasilkan output seperti ini:

lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:45 /proc/2958/fd/12 -> /tmp/ibSAlc0V (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:45 /proc/2958/fd/5 -> /tmp/ibUpZrp7 (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:45 /proc/2958/fd/6 -> /tmp/ibUmDSgz (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:45 /proc/2958/fd/7 -> /tmp/ibcLKj80 (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:45 /proc/2958/fd/8 -> /tmp/ibubhw0s (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:45 /proc/32645/fd/0 -> /dev/pts/1 (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:45 /proc/32645/fd/1 -> /dev/pts/1 (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:45 /proc/32645/fd/2 -> /dev/pts/1 (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:45 /proc/32645/fd/255 -> /dev/pts/1 (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:44 /proc/6788/fd/0 -> /dev/pts/38 (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:44 /proc/6788/fd/1 -> /dev/pts/38 (deleted)
lrwx------ 1 root root 64 Sep 15 10:44 /proc/6788/fd/2 -> /dev/pts/38 (deleted)


Nah dari output diatas kita tinggal kill saja processnya contohnya 2958 , 6788 dengan cara kill -9 6788 cuma bayangin aja kalau ada ribuan line yang ada, akhirnya saya buat script PHP Cli...haha scripting shell kesukaan saya dan scriptnya seperti ini:

#!/usr/bin/php
<?
$path = "/tmp/df.log";
$perintah = "ls -ld /proc/*/fd/* 2>&1 | fgrep `(deleted)` > $path";
$hasil = system($perintah);

$buka  = fopen($path, "r");
$lines = file($path);

$jline = count($lines);
for($i=0;$i<$jline;$i++) {
   $line = $lines[$i];
   $proc = explode("/proc/",$line);
   $proc = explode("/",$proc[1]);
   $proc = $proc[0];
   $sys = "kill -9 $proc";
   system($sys);
}
unlink($path);
?>

Nah script diatas ditinggal di chmod saja ke 777 supaya bisa diekseskusi dan tinggal jalankan dengan ./namascript.php atau bila kita ingin masukan di crontab juga tidak apa-apa...selamat mencoba



Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet

#




Apa komentar anda tentang Tulisan Auto Update Diskspace Info di Linux Setelah Mendelete File?


Linux dan Server Lainnya
Menggunakan Distro Pilihan PCLinuxOS
Senin, 09 November 2009 06:53 WIB
Menggunakan Distro Pilihan PCLinuxOS
PCLinuxOS adalah distro Linux yang lahir pada musim panas 2003 dan awalnya dikembangkan dari Mandrake (sekarang Mandriva) . Saat itu Mandrake masih menggunakan kernel versi 2.4 dan XFree86. Dalam dua tahun ini, telah berevolusi menjadi sebuah distro yang sama sekali baru sebagaimana Mandriva berkembang meninggalkan akar RedHatnya. Bagi pemula yang ingin melakukan migrasi sistem Windows ke sistem Linux, memilih desktop Linux yang ringan namun bagus, tampilannya serta mudah dikonfigurasi dan diinstall merupakan salah satu tahapan yang cukup membingungkan
Mengurangi Email Spam Dengan Bantuan DSBL di Postfix MailServer
Minggu, 01 November 2009 20:30 WIB
Mengurangi Email Spam Dengan Bantuan DSBL di Postfix MailServer
Masalah spam adalah masalah yang sangat klasik dan terus menghantui para pengguna email di jagad internet apalagi bagi seorang admin mail server atau pengusaha hosting, sudah dipastikan banyak sekali complaint dan cercaan dari pengguna email dan bisa jadi kita mencerca diri sendiri akibat banyaknya spam yang masuk ke inbox kita, banyak sekali metode yang digunakan untuk melawan spam ini, ada yang menggunakan jasa perusahaan antispam seperti norton ada juga yang menginstall antispam dimail servernya sendiri menggunakan ClamAv atapun SpamAssasin, kali ini saya coba berbagi sedikit bagaimana memanfaatkan situs DSBL untuk membantu melawan spam, hasilnya tidak 100 persen bersih, tapi sejauh ini saya cukup puas dengan kerja DSBL
Internet Sharing Sederhana dengan Debian dan IPTables
Senin, 29 Oktober 2007 06:43 WIB
Internet Sharing Sederhana dengan Debian dan IPTables
Biasanya orang terkadang bingung untuk memilih distro yang akan digunakan untuk Linux Router Box atau gateway untuk menyambungkan sebuah jaringan lokal kedalam sebuah jaringan internet, saya biasanya mencoba apapun dengan debian dan ternyata memang lebih mudah hanya saja harus terbiasa menggunakan command line interface untuk lebih handal hasilnya, kali ini kita akan membahas bagaimana membuat linux debian menjadi router internet yang sederhana, kenapa dikatakan sederhana karena hanya me-routing saja belum menggunakan proxy server.
Debian untuk Server
Kamis, 24 Mei 2007 07:08 WIB
Debian untuk Server
Seperti yang telah dikemukakan dalam sekilas tentang debian. Debian memang sangat cocok untuk diimplementasikan sebagai server. Hal inilah yang menjadi landasan oleh para pengguna debian karena mereka merasa nyaman dengan menggunakan debian ini.
Sekilas Debian GNU Linux
Sabtu, 19 Mei 2007 18:25 WIB
Sekilas Debian GNU Linux
Debian merupakan salah satu distribusi linux yang besar yang eksis saat ini. Hal ini terjadi karena debian tidak menjadi sebuah distribusi linux yang komersial tetapi terus menjadi sebuah distro yang dikembangkan oleh komunitas dan organisasi non komersial yaitu volunteers. Tidak ada perusahaan yang mengambil banyak untung dari distribusi ini, bahkan debian bisa didownload secara gratis dari Website resmi debian maupun mirror yang terletak di berbagai negara termasuk indonesia