Aktual dan Umum
Selamat Tinggal BlackBerry Messenger, Selamat Datang BBMe

Selamat Tinggal BlackBerry Messenger, Selamat Datang BBMe

Oleh | Jum'at, 19 April 2019 07:59 WIB | 1.073 Views | Comments 2019-04-19 07:59:54

BlackBerry Messenger awalnya diproduksi oleh perusahaan asal Kanada yang terbundle dengan perangkat yang bernama BlackBerry, saat itu jutaan orang menggunakan BBM diseluruh dunia dengan valuasi perusahaan juga yang begitu besar, sayangnya, tidak bertahan sampai sepuluh tahuh, BBM mulai ditinggalkan oleh penggunannya. Penyebabnya banyak, mulai dari pergerakan pertumbuhan pengguna android yang "memaksa" BBM bisa diinstall Sistem operasi besutan dari Google itu hingga perangkat Blackberry sendiri yang dianggap telat upgrade.

Setelah pamor BlackBerry Messenger turun, BBM justru dibeli oleh group Emtek yang menaungi Indosiar, SCTV dan Bukalapak.com. Jangan aneh ketika anda melihat film atau sinetron yang ada di Indosiar atau SCTV masih menggunakan BBM untuk berkomunikasi.

Emtek dan BBM menjalin kerjasama dengan komitmen seumur hidup. BBM menjalin kerja sama dengan Emtek dalam bentuk brand, perjanjian isensi software, dan hak kekayaan intelektual atas aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM) pada Juni 2016 lalu. Nilai perjanjian tersebut mencapai 207,5 juta dollar AS (sekitar Rp 2,7 triliun). Perjanjian ini memungkinkan pengguna aplikasi pesan instan BBM mengakses beragam konten yang dimiliki oleh grup Emtek, seperti video, acara televisi free-to-air, dan koleksi lebih dari 100 ribu jam konten TV.

Saya sendiri sempat menggunakan Blackberry beberapa model, Blackberry versi pertama saya dapatkan dari Aa Gym kalau tidak salah, saat itu Aa meminta tim untuk mudah berkomunikasi, akhirnya kami menggunakan BBM untuk saling bertukar informasi dan koordinasi. Blackberry terakhir yang saya pakai kalau tidak salah Blackberry Curve warna hitam.

Oh iya, Blackberry dengan BBM itu beda. Sekedar Informasi, Blackberry  adalah perangkat keras (handphone) yang diproduksi oleh perusahaan kanada, sedangkan Blackberry Messenger (BBM) adalah aplikasi saling berkirim pesan yang awalnya hanya bisa berjalan di Blackberry, namun akhirnya bisa pula berjalan di Android dan IPhone.

BBM Lenyap?

Dari beberapa literatur yang saya baca, BBM nyatanya tidak hilang serta merta, mereka hanya berganti nama menjadi BBme tentu masih dibawah naungan Emtek Group. Saya melihatnya hal ini dilakukan untuk penyegeran dan secara bertahap "menghilangkan" imej Blackberry. Jika saat ini dicek melalui Playstore, nama BBme belum dapat dilihat. Semoga sukses yah BBme!

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet






Aktual dan Umum Lainnya
Benarkah Sensor Internet Seharga 211M Terlalu Mahal dan Sia-Sia?
Kamis, 09 Agustus 2018 06:20 WIB
Benarkah Sensor Internet Seharga 211M Terlalu Mahal dan Sia-Sia?
Tulisan ini saya buat karena cukup geli dengan komentar beberapa netizen yang menganggap bahwa kenapa harus ada sensor internet, terlalu mahal itu, lebih baik untuk subsidi masyarakat dalam membeli pulsa dan kuota internet, ngapain sensor-sensor kan bisa di baypass menggunakan proxy atau VPN?
Tweet MenKominfo: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?
Jum'at, 31 Januari 2014 06:58 WIB
Tweet MenKominfo: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?
Baik, sebelum lebih jauh melihat judul yang ada terlebih dahulu saya bercerita sedikit tentang kecepatan internet. Jangan lihat statistik dulu karena pasti anda juga bisa menebak kita termasuk negara dengan tingkat kecepatan akses internet yang cukup lambat.
Palestina Tidak Butuh Bantuan Milisi, Lalu Apa?
Selasa, 06 Januari 2009 06:07 WIB
Palestina Tidak Butuh Bantuan Milisi, Lalu Apa?
Sudah lebih sepekan Israel Terus Menggempur Palestina, Korbanpun Berjatuhan, Berbagai unjuk rasa terjadi serentak hampir diseluruh dunia, tidak terkecuali di Negara Israel itu Sendiri,banyak masyarakat indonesia yang berniat untuk menjadi milisi dengan kata lain mereka siap untuk berjihad fisabilillah. Luar biasa. Tetapi ternyata setelah membaca wawancara dengan Dubes Palestina Untuk Indonesia yaitu Fariz Mehdawi saya baru paham apa yang sebenarnya dibutuhkan palestina
Butuh Orang Kreatif di Dunia Teknologi Informasi
Kamis, 29 Mei 2008 10:05 WIB
Butuh Orang Kreatif di Dunia Teknologi Informasi
Indonesia tidak diragukan lagi menjadi salah satu negara yang tumbuh pesat pertumbuhan teknologi informasi, rekayasa perangkat lunak mulai dari sistem operasi hingga aplikasi pendukungnyapun mulai tumbuh. Kita sering mendengar banyaknya distro linux hasil kembangan anak-anak indonesia, bahkan tidak sedikit dari putra bangsa mulai menunjukan giginya (unjuk gigi) di kancah internasional tentang kemajuan bidang ristek khusunya Teknologi Informasi.
Mempertanyakan Kebenaran Berita "Penggandaan Website BNP TKI"
Selasa, 10 Juli 2007 09:27 WIB
Mempertanyakan Kebenaran Berita "Penggandaan Website BNP TKI"
Jika sahabat membaca koran Tempo Hari ini (10 Juli 2007) akan menemukan berita yang membahas tentang penggandaan situs Badan Nasionan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), ada beberapa komentar pakar teknologi informatika yang beragam. Namun saya termasuk orang yang sangat menyangkan beberapa statement yang diberikan, ada beberapa hal teknis yang kemungkinan tidak diketahui sehingga berkomentar seperti itu, penasaran? baca selengkapnya
Alasan Kenapa Aa Gym Menikah Lagi
Minggu, 08 April 2007 23:50 WIB
Alasan Kenapa Aa Gym Menikah Lagi
Kabar menikahnya Aa Gym untuk kedua kalinya telah menjadi kabar yang luar biasa besar hingga mengalahkan rating berita lumpur lapindo, banyak yang SMS dan telephone ke saya mengenai kebenaran berita itu dan saat itu saya hanya baru bisa menjawab bahwa nanti saya tunggu Aa yang bicara karena bukan hak saya untuk menyampaikan hal ini. Benar memang berita itu dan saya tidak bisa menghitung berapa orang yang kecewa, berapa orang yang support dan berapa orang yang berubah membenci sosok Abdullah Gymnastiar.