Sapa Teman dan Kenalan
Yan Harlan, Pedagang Yang Senang Berdakwah Lewat Teknologi

Yan Harlan, Pedagang Yang Senang Berdakwah Lewat Teknologi

Oleh | Sabtu, 15 April 2017 12:23 WIB | 553 Views 2017-04-15 12:23:46

Perkenalan saya pertama kali dengan Pa Yan Harlan yang saya panggil Pa Yan sekitar tahun 2006, saat itu diperkenalkan oleh Pa Eka Sentosa Direktur MQ Multimedia. Awalnya, Pa Yan ingin membuat website yang sangat simple yang isinya adalah konten  spritual baik dalam bentuk teks maupun audio.

Berjalannya waktu membuat saya lebih sering bertemu dengan beliau, sifatnya yang sederhana dan humble membuat saya yang secara usia cukup jauh darinya tetap nyaman saat berdiskusi, khususnya bagaiamana pemanfaatan teknologi untuk media dakwah. Pa Yan mempunyai putra sulung bernama Muhammad Yahya Harlan, seorang anak yang cerdas dan sangat senang dengan yang namanya teknologi, karenanya tidak salah tahun 2010 Yahya membangun sebuah situs pertemanan muslim disaat usia yang masih sangat belia, diluar kontroversinya karena dianggap menggunakan flatform yang sudah jadi, tapi menurut saya apa yang Yahya lakukan tidak biasa dan lebih maju dari anak-anak seusianya.

Munculnya website SalingSapa.com membuat pertemanan saya dengan Pa Yan Harlan semakin intens, saya jadi sering ketemu dengan teman-teman beliau yang sangat luar biasa, dan dunia begitu terasa begitu sempit, ternyata Pa Yan juga merupakan teman dekat Aa Gym, khususnya saat beliau membangun MQTravel dan menginisiasi Gerakan Membangun Nurani Bangsa (Gemanusa).

Saya sendiri sering main kerumahnya hanya untuk diskusi atau sekedar berbagi pengetahuna dengan Yahya atau dengan Pa Yan, dari sini pula jadi ketemu Istri beliau, Uni Yana dan dua adik Yahya, Ali dan Aya. 

Pa Yan Harlan adalah sosok dermawan yang banyak mewakafkan diri dan apa yang dimilikinya untuk berdakwah lewat teknologi, saya menghitung sudah banyak masjid yang dibantu untuk bisa siaran langsung baik menggunakan radio dakwah online hingga live streaming, saat itu belum ramai Facebook Live. Beberapa kali saya diajak untuk ikut setting komputer donasi yang beliau berikan untuk merekam berbagai kajian di Masjid, seingat saya ada Masjid Sunda Kelapa Jakarta, Salman ITB, Daarut Tauhiid Bandung dan Al Azhar Jakarta. Goalnya hanya satu bagaiaman dakwah dari masjid-masjid itu bisa dinikmati secara online. Apa yang beliau lakukan dulu, saat ini sudah banyak melakukannya khususnya dari Facebook Live dan Live Youtube.

Sekitar tahun 2016, pa Yan juga menginsiasi lahirnya SIMAK.ID, sebuah situs yang menyajikan berbagai konten keilmuan dan ceramah yang disajikan dalam format Audio. Sebuah ide yang sederhana tetapi sangat bermanfaat, saya melihat tercatat sudah ribuan audio kebaikan yang sudah dapat didengarkan.

Pa Yan juga adalah sosok yang dermawan, sebagai seorang teman saya sudah terlalu banyak dibantu beliau, baik dalam bentuk materi maupun non materi. Kadang saya suka berfikir, sungguh Allah benar apa adanya jika sering berbagi bukannya dikurangi tetapi malah ditambah. Saya beberapa kali dihadiahi gadget, menurut saya gadget keren di jamannya, tetapi beliau kasih ke saya dan ternyata lagi beliau sudah punya yang baru yang lebih keren. Terkadang dari kita ada yang sayang memberikan gadget yang sudah tidak dipakai karena punya yang baru dan lebih baik menumpuk dirumah tanpa menjadi manfaat.

Saya tidak tahu persis berapa yang telah pa Yan keluarkan untuk memfasilitasi banyak orang untuk berdakwah lewat teknologi, saya yakin Allah akan menggantinya kelak dengan berlipat-lipat ganda.

Pa Yan yang berani dan humble membuat Pa Yan mempunyai banyak teman-teman luar biasa menurut saya, Ulama-ulama besar di Negeri ini saya yakin kenal beliau, maka jangan aneh bisa menemukan beliau di perkumpulan ulama-ulama besar seperti Yusuf Mansyur, Arifin Ilham, Aa Gym, Bachtiar Natsir dan puluhan ulama lainnya.

Saya berdoa semoga Pa Yan dan Uni Yanna sehat selalu, Yahya yang cerdas semoga semakin sehat dan sukses, Ali yang sholeh semoga lancar studinya di Mesir dan juga Aya yang cantik semoga makin sholehah. 

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet




Berikan Komentar
comments powered by Disqus

Sapa Teman dan Kenalan Lainnya
Aa Gym, Guru Yang Multitalenta
Jum'at, 07 April 2017 00:33 WIB
Aa Gym, Guru Yang Multitalenta
Mendengar suara Aa Gym memang belum begitu lama, sekitar tahun 2000 dari salah satu radio yang tertangkap melalui receiver FM yang saat itu menggunakan antena yang cukup tinggi, saya lupa nama radionya. Ceramah khas beliau yang membuat saya tertarik untuk selalu mendengarkannya setiap pagi, walaupun nyatanya saya tidak tau siapa sebenarnya Aa Gym.