Campur-Campur
Rethinking Locally

Rethinking Locally

Senin, 05 Mei 2008 12:30 WIB | 4.895 Views | Comments 2008-05-05 12:30:17

Mataku tertuju pada sebuah tagline yang cukup unik.
Sesaat setelah membaca habis buku Da Vinci Code, di pojok buku tersebut terpampang SERAMBI sebagai penerbit buku dengan “Hanya Menerbitkan Buku” sebagai tagline-nya.

Unik dan Smart !, pikirku saat itu.
Sebuah tagline yang nemplok pada sebuah merek perusahaan biasanya merupakan simpulan visi dan misi perusahaan tersebut. Rasanya ini … kok beda ??, trus ku coba lihat beberapa produk dari SERAMBI, nampaknya sihh .. oke-oke tuh dan jika jalan-jalan ke gramedia buku-bukunya SERAMBI pasti ada yang nampang di pintu masuk, termasuk buku yang baru dibaca ..katanya termasuk buku paling laris saat ini seantero jagat tapi gak tau juga buat ukuran endonesa …?? blon ngukur dan blon tanya sana sini tuh.

By the way -nya setelah baca Global Paradox-nya John Naisbitt, tagline ini tlah jadi mantranya SERAMBI yang paling ampuh. Ya!!, mantra bisnis kalau gue tuh fokus bisnisnya ya nerbitin buku doang, gitu kira-kira (gak kasih penjelasan gamblang kan ?, emang hanya nulis aja kok he he). Terkesan menyempit dan lokal sekali pikirannya SERAMBI, tapi sesungguhnya dia sedang ber-act-ing global.

Berpikir lokal dalam konteks bisnis berarti kita sedang melakukan focusing pada satu pekerjaan yang tentunya sudah disadari bahwa market niche –nya ada. Kita bisa tengok bagaimana SISINDOSAT di jual oleh INDOSAT sebagai langkah untuk fokus ke bisnis core-nya di bidang multimedia, internet dan data (MIDI) atau langkah TELKOM membuat pasukan-pasukan kecil yang kuat mulai dari INDONUSA yang ngurusin TV kabel, terus INFOMEDIA yang ngurusin direktori sampai call center , ada juga TELKOMSEL yang masih dianggap jagoan nomer wahid dalam urusan mobile dan pasukan lainnya. TELKOM lagi fokus ke bisnis Infocom-nya dengan memperkuat pasukan-pasukan kecilnya dengan koordinasi global, sekali lagi rethinking locally..

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet

#0






Campur-Campur Lainnya
Ini Baru Tahun Baru Milik Kita
Kamis, 10 Januari 2008 11:56 WIB
Ini Baru Tahun Baru Milik Kita
Banyak orang yang tidak tahu bahwa hari ini adalah tahun baru mereka dan bahkan mereka tidak sadar kalau liburan hari ini merupakan sebuah awal tahun yang semestinya diposisikan sama dan bahkan lebih dari tahun baru masehi. Pertanyaan yang muncul adalah? sudahkan ada persiapan kita untuk menghadapi tahun baruan kita ini, mudah-mudahan kita tidak termasuk orang yang mengucilkan milik sendiri dan memeriahkan tahun baruan milik orang. Ironisnya lagi kemeriahan tahun baru masehi dihiasi dengan gemerlap yang menghambur-hamburkan uang. Bagi teman-teman yang kemarin merayakan tahun baru masehi dengan meriah, momentum untuk lebih memeriahkan tahun baruan hijriah kali ini. Kok harus begitu? lihat selengkapnya.
Jangan Rayakan Tahun Baru 2008 !
Senin, 31 Desember 2007 15:15 WIB
Jangan Rayakan Tahun Baru 2008 !
Setiap orang punya pilihan dalam kehidupannya, termasuk membuat keputusan apakah akan merayakan malam pergantian tahun dengan cara glamour atau tidak, saya termasuk kepada kelompok orang yang tidak melihat malam tahun baru sebuah malam yang istimewa kecuali ada sesuatu yang bisa diperbaiki setelah malam pergantian tahun itu. Oleh karena itu sebaiknya anda jangan rayakan malam tahun baru jika tidak mempunyai komitmen untuk menempuh sebuah kehidupan yang baru dan fresh. Kok bisa begitu? baca selengkapnya saja.
Merintis Geng Motor Syariah
Kamis, 29 November 2007 05:50 WIB
Merintis Geng Motor Syariah
Pemberitaan yang sangat santer saat ini selain kasus selebritis atau artis negeri ini yang terlibat narkoba adalah pemberitaan tentang geng motor khususnya di Bandung, bagaimana tidak kehadiran geng motor sangat dikhawatirkan oleh masyarakat, saya sendiri sangat takut jikalau suatu saat pulang terlalu malam semisal dari kampus, hampir semua jalan yang saya lewati adalah jalur operasi geng motor seperti yang diberitakan media yaitu Jl. Ahmad Yani selanjutnya masuk ke Supratman, Jembatan Pasupati, Sukajadi hingga Setiabudi. Terinspirasi oleh penceramah di Masjid senin lalu, bagaimana kalau kita ubah geng motor tadi menjadi geng motor syariah?
Dangdutkah Saya?
Sabtu, 17 November 2007 09:09 WIB
Dangdutkah Saya?
Setiap orang pasti mempunyai rasa masing-masing terhadap musik tertentu dan tidak bisa dipaksakan seseorang untuk menyukai alunan musik yang lain. Ada yang suka dengan jenis musik nasyid yang mendayu-dayu ataupun yang bersemangat, ada juga yang suka lagu atau musik sunda yang enak didengar atau lucu liriknya sampai-sampai ada juga yang suka musik rok semacam metalica yang suaranya keras menggelegar. Rasa suka terhadap jenis musik bisa dipengaruhi banyak faktor, orang sunda yang tinggal di Jawa Barat besar kemungkinan untuk suka terhadap lagu sunda, orang desa biasanya suka jenis musik dangdut. yang jadi pertanyaan adalah dangdutkah saya dan anda?
Pengalaman Hidup dengan Rokok
Kamis, 08 November 2007 22:14 WIB
Pengalaman Hidup dengan Rokok
Setiap orang pasti punya pengalaman hidup dengan sesuatu yang ada di muka bumi ini, ada yang punya pengalaman di gigit monyet, ada yang punya pengalaman dikejar banci sampe pengalaman kencing dicelana dan juga tidak terkecuali pengalaman dengan yang namanya rokok. Tapi sebelumnya jangan negatif dulu, tentu para pembaca semua bukan semuanya penikmat rokok dan belum tentu juga saya seorang pemakai rokok sejati, ingin tau kan? baca selengkapnya saja.
Jodohku Kudapatkan Dari Internet
Rabu, 24 Oktober 2007 08:47 WIB
Jodohku Kudapatkan Dari Internet
Pernahkan anda membayangkan jika jodoh anda ternyata awalnya ketemu di Internet, tulisan ini sengaja saya buat setelah beberapa member CyberMQ, website yang saya kelola mengirim undangan pernikahan dengan sesama member komunitas dan bahkan tahun ini ada dua orang teman saya yang menikah dengan seseorang yang pertama kali kenal di Internet. Bagaimana sebenarnya fenomena ini bisa terjadi? apakah bisa menjamin bahwa seseorang yang ketemu di Internet adalah orang baik-baik.