Campur-Campur
Insomnia  Hilang Pahala Terbang Melayang

Insomnia Hilang Pahala Terbang Melayang

Minggu, 18 Maret 2012 07:05 WIB | 7.183 Views | Comments 2012-03-18 07:05:27

Saya kadang heran melihat teman-teman yang kuat bertahan belum tidur lepas tengah malam padahal tidak ada pekerjaan deadline yang mesti disetor besok hari, tidak juga sedang meronda untuk menjaga keamanan lingkungan, tidak juga berkumpul bersama warga untuk menunggui bayi yang baru lahir atau juga menunggu resepsi pernikahan diesok harinya yang didaeraku disebut malam towong..tapi ternyata teman-teman tercintaku ini hanya sekedar ngobrol dikosan, sambil buka-buka facebook dan nonton televisi...selidik punya selidik ternyata mereka mengindap penyakit insomnia...


Insomnia yah...hemm...penasaran langsung googling....alhasil menemukan referensi ini bahwa Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun. Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur. Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.

Wah panjang juga.....

Aneh juga penyakit ini, namun kalau saya liat justru penyakit ini diciptakan oleh kita sendiri karena tubuh menyesuaikan pola hidup kita...kebiasaan kita tidur terlalu larut membuat tubuh beradaptasi dengan kebiasaan kita..akibatnya ketika pukul 9-10 malam kita paksa tidur akan sangat susah...

Lalu apa hubungannya dengan Pahala Melayang?

Hemm...begini...diakui atau tidak, orang yang tidur terlalu larut menyebabkan bangun lebih lambat...sudah bisa ditebak...sholat malam tak pernah dihampiri...jangankan sepertiga malam..subuhpun dilakukan di waktu dhuha...dan itu berulang....berulang dan berulang....ini memang penyakit...namun harus bisa kita rubah...supaya pahala kita bisa mengendap...tidak melayang lagi....

Insomnia hilang seharusnya jangan diujung malam...buatlah lebih awal...supaya bisa bangun lebih pagi....saya yakin kita semua bisa memulainya...salah satu caranya yang bisa dilakukan adalah menghindari lingkungan yang membuat kita insomnia seperti tempat hiburan malam atau yang berbau ajeb ajeb dan telek tekdung gitu bunyinya...kita harus berani juga untuk menjauhkan hal-hal yang bisa membuat kita insomnia seperti televisi, internetan dan juga makanan ringan semacam kopi, rokok dan cemilan....oh iya gak ada salahnya berteman dengan orang yang suka mendengkur dalam tidur...biasanya kalau kita berteman dengan orang yang mendengkur..kita akan selalu berusaha untuk tidur duluan..supaya tidak mendengar dengkurannya....alhasil insomnia hilaaaaaaaaaang...

Ketika insomnia hilang....tidur lebih awal....kita bisa bangun lebih awal...menimal subuh bisa kemesjid...akan lebih luar biasa kalau sebelum subuh bisa bangun....mantapssss....jadi Imsonia Hilang...Pahala Tidak Melayang....


Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet

#0






Campur-Campur Lainnya
Galau Galau Lagi Lagi Galau...Bergalaulah Saat Kau Galau
Minggu, 11 Maret 2012 08:18 WIB
Galau Galau Lagi Lagi Galau...Bergalaulah Saat Kau Galau
Kata-kata ini sering sekali saya dengar, bahkan ada sebuah stasion televisi yang membuat program dengan nama kata itu, tak tau awalnya dari mana, bisa ditebak pastinya kata itu adalah Galau, kalau dilihat-lihat, disimak-simak, diraba-raba dan dirasa-rasa kata ini memiliki arti
Tips Menulis IT di Media Cetak dan Koran
Selasa, 09 November 2010 11:16 WIB
Tips Menulis IT di Media Cetak dan Koran
Beberapa waktu yang lalu ada temen di group ini yang menanyakan kepada saya tentang bagaimana tips untuk menulis di koran ataupun di media cetak. Walaupun tulisan saya tidak begitu banyak di media cetak (Khususnya Pikiran Rakyat), tapi saya coba berbagi barangkali ada temen-temen yang membutuhkan.
Belajar Pemrograman Dengan Metode Nyemplung
Senin, 30 Agustus 2010 11:50 WIB
Belajar Pemrograman Dengan Metode Nyemplung
Bagi sebagian orang belajar pemograman merupakan hal yang paling menyebalkan dan juga membosankan, biasanya hal itu muncul ketika mereka merasa belum mendapatkan efek dari belajarnya alias sebuah kemampuan. Belajar pemograman menurut saya bisa dilakukan dengan dua cara yaitu cara formal dan non formal atau dicemplungkan kedalam jurang pemograman.
6 Persen Kekayaan Facebook di Keruk dari Indonesia
Jum'at, 11 September 2009 05:18 WIB
6 Persen Kekayaan Facebook di Keruk dari Indonesia
Siapa yang masih meragukan kekayaan Mark Zurkerberg sebagai penemu facebook? semua orang sepakat bahwa dia adalah satu-satunya bujangan pertama yang kaya-nya luar biasa. Pada usia 23 tahun, penemu situs jejaring social Facebook, Mark Zuckerberg adalah milyuner termuda sepanjang sejarah yang menghasilkan kekayaan dengan usahanya sendiri. Seperti diumumkan oleh majalah Forbes, Zurkerberg ada pada urutan 785 dalam daftar orang – orang terkaya dunia.
Bermimpi Dulu Ah
Rabu, 08 Juli 2009 19:03 WIB
Bermimpi Dulu Ah
Mimpi indah pasti diinginkan oleh setiap orang dalam setiap tidurnya dan sebaliknya paling tidak mau kalau harus bertemu dengan mimpi buruk dalam setiap tidurnya. Mimpi memang sesuatu yang tidak nyata dan masih dalam angan-angan, tapi jangan salah, mukzijat nabi yusuf adalah dapat menafsirkan mimpi ini menandakan ada sesuatu dalam sebuah mimpi kita
Rethinking Locally
Senin, 05 Mei 2008 12:30 WIB
Rethinking Locally
Sebuah tagline yang nemplok pada sebuah merek perusahaan biasanya merupakan simpulan visi dan misi perusahaan tersebut. Rasanya ini … kok beda ??, trus ku coba lihat beberapa produk dari SERAMBI, nampaknya sihh .. oke-oke tuh dan jika jalan-jalan ke gramedia buku-bukunya SERAMBI pasti ada yang nampang di pintu masuk, termasuk buku yang baru dibaca ..katanya termasuk buku paling laris saat ini seantero jagat tapi gak tau juga buat ukuran endonesa …?? blon ngukur dan blon tanya sana sini tuh.