Campur-Campur
Belajar Pemrograman Dengan Metode Nyemplung

Belajar Pemrograman Dengan Metode Nyemplung

Oleh | Senin, 30 Agustus 2010 11:50 WIB | 8.119 Views | Comments 2010-08-30 11:50:43

Bagi sebagian orang belajar pemrograman merupakan hal yang paling menyebalkan dan juga membosankan, biasanya hal itu muncul ketika mereka merasa belum mendapatkan efek dari belajarnya alias sebuah kemampuan. Belajar pemrograman menurut saya bisa dilakukan dengan dua cara yaitu cara formal dan non formal atau dicemplungkan kedalam jurang pemograman. Lho kok dicemplungkan?

Ada pepatah mengatakan, bisa karena biasa dan ada juga pepatah yang mengatakan bisa karena terpaksa. Kita masih ingat bagaimana cerita seseorang yang bisa langsung berenang karena takut tenggelam, bagaimana orang bisa lari dengan cepat karena ada anjing dibelakangnya dan cerita bagaimana seseorang bisa membuat sebuah software karena dikejar skripsi.. haha..kisah itu sepertinya ada gunannya juga buat kita.

Metode belajar pemrograman umumnya memang dijalankan dengan metode yang teratur. Mulai dengan memperkenalkan algoritma pemogramannya hingga menulis sebuah sourcecode. Misalnya bagi programmer PHP, biasanya dimulai dengan belajar algoritmanya kemudian menuliskan hello word hingga membuat sebuah aplikasi yang memang bisa digunakan. Belajar model seperti ini menurut saya sangat bagus karena akan membentuk seorang programmer yang rapih dalam menuliskan program dan cerdas dalam memetakan sebuah proses bisnis kedalam sebuah alur aplikasi. Hanya saja menurut saya metode seperti ini membutuhkan waktu yang cukup lama, dan biasanya hanya dapat dilakukan di sekolah ataupun universitas formal.

Sekarang kasusnya begini, suatu saat perusahaan membutuhkan sebuah aplikasi berbasis web misalkan, dan tidak ada orang lain yang mempunyai kesempatan untuk membuatnya kecuali kita. sedangkan kita hanya mempunyai sedikit sekali kemampuan programming. Tentu butuh waktu cepat yang diberikan atasan kita untuk mempelajari sebuah bahasa pemograman. Disinilah metode dicemplungkan dijalankan, kita terpaksa harus nyemplung ke dunia pemrograman dengan sangat terpaksa.

Pepatah kedua, kalau nasi sudah menjadi bubur jangan ditangisi, tapi kasih pernik-perniknya seperti ati ampela, kacang, seledri dan yang lainnya supaya menjadi bubur special ati ampela..hemm..jadi lapar... pepatah itu pas sekali untuk orang yang terlanjur tercebur ke dunia pemograman, butuh cepat bisa tetapi bingung memulai dari mana. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan metode mundur dimana kita tidak belajar secara terstruktur dari algoritmanya tetapi kita akan membongkar sebuah aplikasi, kemudian kita kotak-katik aplikasi itu...pelajari baris demi baris... cara selanjutnya adalah kita buat satu modul saja yang kita inginkan dengan meniru dari kode sumber yang ada. Pengalaman saya menunjukan belajar ini lebih cepat menghasilkan sebuah produk walaupun tetap membutuhkan waktu lama untuk menjadi teratur. Setidaknya untuk kejar tayang seperti skripsi kita bisa handle.

Setelah kita lama berkecimpung dalam kodesumber yang kita bongkar, secara tidak sadar sebetulnya kita mempunyai kemampuan untuk membuat yang serupa, atau bahkan lebih bagus dari yang sebelumnya. Tidak percaya? silahkan dicoba

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet






Campur-Campur Lainnya
6 Persen Kekayaan Facebook di Keruk dari Indonesia
Jum'at, 11 September 2009 05:18 WIB
6 Persen Kekayaan Facebook di Keruk dari Indonesia
Siapa yang masih meragukan kekayaan Mark Zurkerberg sebagai penemu facebook? semua orang sepakat bahwa dia adalah satu-satunya bujangan pertama yang kaya-nya luar biasa. Pada usia 23 tahun, penemu situs jejaring social Facebook, Mark Zuckerberg adalah milyuner termuda sepanjang sejarah yang menghasilkan kekayaan dengan usahanya sendiri. Seperti diumumkan oleh majalah Forbes, Zurkerberg ada pada urutan 785 dalam daftar orang – orang terkaya dunia.
Bermimpi Dulu Ah
Rabu, 08 Juli 2009 19:03 WIB
Bermimpi Dulu Ah
Mimpi indah pasti diinginkan oleh setiap orang dalam setiap tidurnya dan sebaliknya paling tidak mau kalau harus bertemu dengan mimpi buruk dalam setiap tidurnya. Mimpi memang sesuatu yang tidak nyata dan masih dalam angan-angan, tapi jangan salah, mukzijat nabi yusuf adalah dapat menafsirkan mimpi ini menandakan ada sesuatu dalam sebuah mimpi kita
Rethinking Locally
Senin, 05 Mei 2008 12:30 WIB
Rethinking Locally
Sebuah tagline yang nemplok pada sebuah merek perusahaan biasanya merupakan simpulan visi dan misi perusahaan tersebut. Rasanya ini … kok beda ??, trus ku coba lihat beberapa produk dari SERAMBI, nampaknya sihh .. oke-oke tuh dan jika jalan-jalan ke gramedia buku-bukunya SERAMBI pasti ada yang nampang di pintu masuk, termasuk buku yang baru dibaca ..katanya termasuk buku paling laris saat ini seantero jagat tapi gak tau juga buat ukuran endonesa …?? blon ngukur dan blon tanya sana sini tuh.
Ini Baru Tahun Baru Milik Kita
Kamis, 10 Januari 2008 11:56 WIB
Ini Baru Tahun Baru Milik Kita
Banyak orang yang tidak tahu bahwa hari ini adalah tahun baru mereka dan bahkan mereka tidak sadar kalau liburan hari ini merupakan sebuah awal tahun yang semestinya diposisikan sama dan bahkan lebih dari tahun baru masehi. Pertanyaan yang muncul adalah? sudahkan ada persiapan kita untuk menghadapi tahun baruan kita ini, mudah-mudahan kita tidak termasuk orang yang mengucilkan milik sendiri dan memeriahkan tahun baruan milik orang. Ironisnya lagi kemeriahan tahun baru masehi dihiasi dengan gemerlap yang menghambur-hamburkan uang. Bagi teman-teman yang kemarin merayakan tahun baru masehi dengan meriah, momentum untuk lebih memeriahkan tahun baruan hijriah kali ini. Kok harus begitu? lihat selengkapnya.
Jangan Rayakan Tahun Baru 2008 !
Senin, 31 Desember 2007 15:15 WIB
Jangan Rayakan Tahun Baru 2008 !
Setiap orang punya pilihan dalam kehidupannya, termasuk membuat keputusan apakah akan merayakan malam pergantian tahun dengan cara glamour atau tidak, saya termasuk kepada kelompok orang yang tidak melihat malam tahun baru sebuah malam yang istimewa kecuali ada sesuatu yang bisa diperbaiki setelah malam pergantian tahun itu. Oleh karena itu sebaiknya anda jangan rayakan malam tahun baru jika tidak mempunyai komitmen untuk menempuh sebuah kehidupan yang baru dan fresh. Kok bisa begitu? baca selengkapnya saja.
Merintis Geng Motor Syariah
Kamis, 29 November 2007 05:50 WIB
Merintis Geng Motor Syariah
Pemberitaan yang sangat santer saat ini selain kasus selebritis atau artis negeri ini yang terlibat narkoba adalah pemberitaan tentang geng motor khususnya di Bandung, bagaimana tidak kehadiran geng motor sangat dikhawatirkan oleh masyarakat, saya sendiri sangat takut jikalau suatu saat pulang terlalu malam semisal dari kampus, hampir semua jalan yang saya lewati adalah jalur operasi geng motor seperti yang diberitakan media yaitu Jl. Ahmad Yani selanjutnya masuk ke Supratman, Jembatan Pasupati, Sukajadi hingga Setiabudi. Terinspirasi oleh penceramah di Masjid senin lalu, bagaimana kalau kita ubah geng motor tadi menjadi geng motor syariah?