Teknologi Informasi
Mengenal dan Melihat Pertumbuhan Virtual Office Collaboration

Mengenal dan Melihat Pertumbuhan Virtual Office Collaboration

Kamis, 17 Juli 2008 04:43 WIB | 7.390 Views 2008-07-17 04:43:21

Hadirnya teknologi informasi telah merubah kebiasaan hampir semua orang yang pernah menggunakannya atau orang-orang disekitarnya. Teknologi seolah-olah sangat menget ahui apa yang sedang dibutuhkan saat ini. Teknologi Selular hadir untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam berkomunikasi, teknologi internet hadir untuk memenuhi kebutuhan data dan informasi, dan banyak lagi teknologi yang disajikan tidak terkecuali hadirnya virtual office untuk mengakomodasi kebutuhan manusia yang mempunyai mobilitas tinggi.

Diawal kelahirannya, virtual office dibangun dalam modul-modul yang diakses secara terpisah. Seseorang yang akan melakukan pertemuan dengan rekan bisnisnya harus mengisi aplikasi to-do yang dibuat secara online ataupun tidak. Lain halnya ketika akan mengirim email, orang tersebut harus juga login dan mengakses aplikasi yang berbeda dalam bentuk webmail ataupun email client yang terpasang dikomputer pribadi. Hal inilah yang mengilhami para pengembang aplikasi perangkat lunak untuk mengembangkan suatu aplikasi yang memungkinkan seorang pengguna melakukan apapun layaknya berada dalam sebuah kantor virtual atau biasa kita sebut sebagai virtual office. Dalam perjalananya penggunaan virtual office sangat banyak kendalanya, mulai dari sulitnya menggabungkan banyaknya account yang terpisah-pisah dalam berbagai modul hingga kebutuhan infrastruktur seperti kebutuhan akan server yang bekapasitas besar dan kebutuhan akan besarnya bandwidth untuk mengakses aplikasi virtual office.

Kolaborasi berbagai aplikasi.

Lahirnya AJAX (asynchronous JavaScript and XM) dan semakin turunnya harga bandwith di dunia khususnya di Indonesia mendorong aplikasi virtual office tumbuh pesat, hampir semua vendor aplikasi perangkat lunak berskala besar membuat dan memamerkan virtual officennya, Microsoft hadir dengan komponen virtual officenya, Google hadir dengan Google Docs, dan juga munculnya berbagai opensource virtual office yang tidak kalah handalnya. Ada yang berbeda dengan virtual office diawal kemunculannnya, kali ini virtual officeOffice Collaboration. digabungkan dengan modul-modul komunikasi dan aplikasi yang dulunya dianggap tidak mungkin. Oleh karena itu saat ini lebih kita kenal sebagai

Office collaboration sendiri merupakan penggabungan antara aplikasi office umum dan aplikasi komunikasi. Office umum meliputi aplikasi yang sering digunakan  oleh perkantoran  seperti note untuk membuat catatan kecil, word processor untuk mengolah dan mengatur dokumen, presentation tools untuk membuat slide-slide dalam sebuah presentasi sedangkan aplikasi komunikasi meliputi email, pertukaran dokumen secara online, layanan instant messanging hingga video conference untuk melakukan meeting virtual. Uniknya lagi Office Collaboration saat ini didominasi oleh aplikasi-aplikasi yang bersifat online atau web base. Penggunaannyapun tidak lagi sebatas untuk meminimalisir kebutuhan kertas (paperless) tapi sudah mengarah pada sebuah aplikasi yang dapat mengakomodasi layaknya sebuah kantor virtual.

Satu login untuk semua.

Lain dulu lain sekarang, diawal kemunculannya seorang pengguna virtual office harus banyak mengingat username dan password dari tiap-tiap modul yang berbeda, bahkan seorang pengguna harus membuka banyak aplikasi untuk benar-benar mengoptimalkannya, namun saat ini Office Collaboration sudah menggunakan system single sign on yang memungkinkankan satu login untuk semua aplikasi yang disajikan, lebih hebatnya lagi semuanya diakomodasi dalam sebuah layar tampilan. Biasanya, hampir semua office collaboration mempunyai alur yang sama dalam penggunaannya. Diawal login, pengguna akan langsung disuguhkan pada sebuah halaman resume dari berbagai aplikasi yang ada, misalkan informasi banyaknya email yang masuk, history dari percakapan di instan messanging, informasi tentang agenda harian hingga informasi news terkini dari belahan dunia yang uptodate.

Aplikasi-aplikasi baru yang diintegrasikan dengan office collaborationpun sudah tidak sebatas aplikasi kecil lagi, seorang pengguna bisa langsung membukan email, menggunakan IM (instant messaging) dengan protokol komunikasi seperti jabber, bisa melakukan dialing melalui VoIP ataupun dengan aplikasi yang tersambung melalui PABX, pengguna juga dimanjakan dengan terintegrasikannya document sharing yang memungkinkan berbagi dokumen dengan pengguna lain, melakukan video conference, membaca berita terbaru terbaru hasil kolaborasi dengan situs berita terkenal dan banyak lagi aplikasi yang dapat diintegrasikan kedalamnya. Semakin banyaknya fasillitas yang memanjakan pengguna maka aplikasi office colaborationpun harganya semakin mahal apalagi jika kita membuatnya melalui vendor perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan kita .Namun semuanya tidak menjadi penghalang untuk memanfaatkan teknologi yang satu ini, opensource bisa menjadi alternatif sebagai office collaboration yang bisa dinikmati.

Opensource Office Collaboration

Disaat vendor besar seperti microsoft menghadirkan Live Docs atapun Collaboration di Office 2007, komunitas opensourcepun tidak ketinggalan dengan membuat aplikasi seperti :

Zimra, aplikasi gratis dan opensource berbasis java yang dikeluarkan Yahoo Company yang dikembangkan untuk aplikasi kolaborasi, aplikasi ini sangat handal dan lengkap fasilitasnya, bahkan tersedia untuk pengguna mobile device seperti blackberry dan smartphone apalagi Zimra dihadirkan dengan desain yang nyaman berbasis Ajax sehingga pengguna merasa seperti menjalankan aplikasi dikomputer desktop.

Egroupware, aplikasi berbasis web yang masih menjadi terpopular dikalangan aplikasi  collaborasi. www.sourceforge.net, situs komunitas opensource mencatat bahwa aplikasi ini didownload lebih dari 1,75 juta kali sejak dipublish. Hampir semua kebutuhan paperless office kita bisa diakomodasi oleh aplikasi ini.

Masih banyak aplikasi office collaboration berbasis opensource yang dapat kita gunakan, yang terpenting adalah bagaimana kita memaksimalkan fitur yang ada untuk mendukung aktifitas bisnis, belajar dan aktifitas lainnya. Tertantang untuk mencoba ?


Baca atau Download PDF Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet

#0


Mungkin anda tertarik menonton video tentang Tarik Uang via LinkAja di ATM Tidak Keluar? Ini Solusi Ampuhnya - Tips Teknologi

Apa komentar anda tentang Tulisan Mengenal dan Melihat Pertumbuhan Virtual Office Collaboration?

Teknologi Informasi Lainnya
Kelak Antar Operator Selular Tidak Akan Perang Tarif
Jum'at, 06 Juni 2008 07:34 WIB
Kelak Antar Operator Selular Tidak Akan Perang Tarif
Berbagai metode iklan yang dikeluarkan Operator selular saat ini sudah sangat beragam untuk menggaet pelanggan baru ataupun untuk mempertahankan konsistensi pelanggan yang ada agar tetap menggunakan layanan selular miliknya. Hal yang sama pada iklan saat ini adalah perang tarif dimana antar operator saling menurunkan harga dengan berbagai cara.
Pengaruh Digital Megazine Terhadap Bisnis Penerbitan
Jum'at, 01 Februari 2008 08:21 WIB
Pengaruh Digital Megazine Terhadap Bisnis Penerbitan
Perkembangan teknologi informasi semakin hari semakin berinovasi dan sangat mengagumkan. Kita masih ingat bahwa sebuah lagu atau film yang disimpan dalam pita analog sebesar piring atau papan hanya untuk pemutaran film berdurasi 2 jam, kita juga masih ingat bagaimana tumpukan kertas ujian dan catatan yang menumpuk yang masih manual atau ratusan bundel photo yang bingung menyimpan karena berjumlah ribuan bahkan ratusan. Kini semua itu mungkin menjadi sebuah hal unik kalau masih tetap dilakukan karena banyak teknologi yang mampu merubah semuanya menjadi lebih mudah dan efisien. Kita ambil contoh adalah Digital Megazine.
Mengenal Knowledge Management dan Kaitannya dengan Decision Support System
Rabu, 16 Januari 2008 13:31 WIB
Mengenal Knowledge Management dan Kaitannya dengan Decision Support System
Banyak yang bilang kalau sekarang bukan lagi membicarakan sebuah Informasi apalagi data, tapi orang mulai berfikir dan banyak membicarakan tentang Knowledge atau ilmu pengetahun yang justru berasal dari informasi itu sendiri. Belakangan banyak yang bilang bahwa kedepan KM (Knowledge Magement) merupakan ladang empuk untuk meraih sebuah profit atau hanya sekedar prestise. Bagaimana sih sebenarnya? mari kita belajar bersama-sama
Tiga Menit Untuk Selamanya
Minggu, 16 Desember 2007 06:41 WIB
Tiga Menit Untuk Selamanya
Setiap situs perjodohan online mempunyai ide dan fitur-fitur unik dalam setiap websitenya walaupun pada dasarnya adalah mempertemukan dua orang yang sedang sama-sama mencari pasangan. Ada yang mempunyai konsep seperti mak comblang yang seolah-olah menjembatani seseorang lebih dekat dengan pasangannya hingga sampai situs yang mengeluarkan layanan penuh hingga resepsi pernikahan, maksudnya ketika jodohnya sudah ditemukan dalam database dan ternyata cocok, pengelola situs menjadi organizer untuk acara resepsi pernikahan, untuk bergabung dalam situs yang semacam ini tentunya sangat mahal
Gaya Baru Mendengar Radio di Internet
Selasa, 28 Agustus 2007 04:40 WIB
Gaya Baru Mendengar Radio di Internet
Petikan lirik “Diradio aku dengar lagu kesayanganmu”, lagu lawas mengingatkan kita bagaimana radio menjadi salah satu alternatif hiburan dalam keseharian kita. Gaya kita mendengar radio saat ini masih sama dengan puluhan tahun yang lalu, putar tuner, hingga menemukan stasion yang cocok dengan kita, bagaimana jadinya jika kita mendengarkan radio di internet ?
Software Pengusir Nyamuk, Benarkah Bekerja?
Jum'at, 10 Agustus 2007 05:51 WIB
Software Pengusir Nyamuk, Benarkah Bekerja?
Tulisan ini sengaja saya buat ketika berfikir beberapa saat tentang teman-temanku yang sakit demam berdarah, ya, fokusnya adalah seekor binatang berjenis nyamuk yang bisa menularkan Virus Demam Berdarah. Saya masih ingat ketika tahun 2004 dulu ada yang memberi software anti nyambuk yang dipasang dikomputer, terkadang hati bertanya, benar gak yah bekerja dengan baik softaware anti nyamuk ini? baca selengkapnya