Kalau Mau Pelacur Ada Disana Mas

Kalau Mau Pelacur Ada Disana Mas

Minggu, 29 Maret 2009 17:16 WIB | 16.814 Views 2009-03-29 17:16:40

Kata-kata itu masih teringat ditelinga saya hingga saat ini, kata-kata itu terucap dari adikku yang sangat polos ketika kami masih berjualan di pinggir pantai pangandaran sekitar tahun 2002. Ada seorang tamu yang menanyakan tempat prostitusi didaerah pangandaran dan dengan polosnya adik saya menunjukan suatu daerah dipangandaran yang biasanya mangkal para pemuas nafsu laki-laki hidung zebracross, belang. Jawaban serupa juga dilakukannya ketika ada tamu yang Tanya atau beli bir, dengan polos adiksaya menjawab tidak ada namun setelah itu menunjukan tempat yang jualan bir. Haha..ternyata itu hanya masa lalu dan sudah berulang kali diingatkan untuk tidak berkata demikian. Lalu mau bahas apa nih? Lanjut..


Liburan kemaren saya sempet pulang kampong dan sore hari kami bertiga, saya , kanto dan iman sikecil jalan-jalan mengitari pantai menggunakan motor, walaupun iman tertidur tapi tidak menyurutkan niat kami untuk menikmati indahnya ombak laut. Ketika kami melewati suatu daerah ditepian pantai, saya kaget dibuatnya, betapa tidak siang hari ternyata banyak pub-pub dan warung-warung remang-remang yang membuka jam operasionalnya siang hari. Banyak suara-suara orang karaoke dari dalamnya dan banyak wanita-wanita yang menurut saya tidak begitu cantik menggunakan pakaian seksi dengan makeup yang tidak wajar. Tempat itu adalah tempat yang ditunjukan adikku saat menjawab pertanyaan seorang wisatawan diawal. Kenapa saya kaget?


Temen-temen pasti masih ingat peristiwa tsunami yang menghancurkan tepian pantai pangandaran beberapa taun yang lalu? Nah..tempat itu waktu tsunami adalah tempat terparah yang diterjang tsunami, semua bangunan rata dengan tanah dan memang didaerah itu korban yang paling banyak ditemukan bahkan saya mendengar kabar bahwa salah satu germo didaerah itu tewas juga diterjang tsunami. Astagfirullah ..tempat itu sekarang kembali seperti semula menjadi tempat yang tidak wajar.


Satu hal lagi yang membuat saya kaget adalah, tidak jauh dari situ ada pemakaman umum tempat dimakamkannya korban tsunami lebih dari 100 makam, masih sangat jelas patok-patok makam tanpa nama yang hanya bertuliskan nomor karena jenazah tidak dikenali. Jajaran makam itu tidak membuat merinding orang situ untuk segera menempuh jalan yang lebih baik. Mereka tidak membayangkan jika tsunami datang kembali atau bagaimana..ya allah berikanlah mereka petunjuk.
Bagaimanapun Pangandaran adalah tanah kelahiran saya, citra baik ingin dihadirkan keseluruh dunia tentang Pangandaran. Mudah-mudahan pemerintah setempatpun paham akan hal itu..amiiin.

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet




Berikan Komentar Via Facebook

Berikan Komentar Via Disqus
comments powered by Disqus

Sudut Pandang Lainnya
Mencari Arti Feminim Yang Sesungguhnya
Selasa, 13 Januari 2009 20:25 WIB
Mencari Arti Feminim Yang Sesungguhnya
Beberapa hari yang lalu saya sempat ditanya seorang perempuan dan pertanyaannya persis menanyakan apakah dirinya feminim atau tidak. Dengan jawaban yang polos dan penuh ketidaktanggung jawaban dibubuhi naluri seorang laki-laki saya langsung menjawab bahwa feminim itu wanita yang terlihat anggun menggunakan sepatu hak tinggi, rambut rapih, badan tinggi semampai hingga pakaian yang terlihat cocok dibadan dan cantik pula. Namun belakangan saya coba menelusuri arti sebenarnya dari kata feminim itu.
Kalau Mau Menghujat Kunjungi Saja Detik.com
Selasa, 28 Oktober 2008 05:33 WIB
Kalau Mau Menghujat Kunjungi Saja Detik.com
Menghujat memang bukan prilaku yang baik, namun ketika rasa ingin menghujat itu muncul tiba-tiba tentu butuh penyaluran yang aman dan tidak beresiko tinggi. Ketika anda merasa ingin menghujat, menghina orang atau mencemoohkan orang, saran saya jangan sekali-kali dicoba karena akan sangat fatal akibatnya, tapi bagaimana kalau ternyata semuanya susah untuk dihindari atau bahkan jadi hobi, itumah terserah anda. Yang pasti saya menyarankan kunjungi saja detik.com, promosi dong? bukan, saya hanya ingin mencoba menelaah kenapa ini bisa terjadi. Terus kenapa mesti detik.com?
Memimpikan Masa Depan Pangandaran
Selasa, 12 Agustus 2008 05:29 WIB
Memimpikan Masa Depan Pangandaran
Siapa yang gak suka kalau tempat kelahirannya menjadi tempat yang diimpi-impikan banyak orang? Siapa juga orang yang tidak suka ketika mendengar tempat kelahirannya menjadi daerah yang maju sangat pesat. Itulah yang terjadi pada warga Pangandaran tak terkecuali diriku ini. Saya memimpikan Pangandaran menjadi andalan wisata bukan hanya oleh warga Ciamis melainkan oleh masyarakat Indonesia.
Figur Aa Gym dan Kelangsungan Nasyid Bandung
Sabtu, 22 September 2007 14:33 WIB
Figur Aa Gym dan Kelangsungan Nasyid Bandung
Hari ini dapat informasi yang bagus sekali dari seorang tukang parkir di sebuah tempat parkir, kala itu ada sebuah infotaiment yang menampilkan beberapa band yang sedang merilis album ramadahan, mereka mampu eksist di tengah ruang dengar para pencinta musik dalam negeri, yang jadi pertanyaan apa kabar nasyid asal bandung ?
REVOLUSI BISNIS INTERNET (Studi Kasus Microsoft Vs Google)
Senin, 02 Juli 2007 10:36 WIB
REVOLUSI BISNIS INTERNET (Studi Kasus Microsoft Vs Google)
Jelag tahun 2000 banyak orang yang menginvestasikan uangnya diperusahaan internet atau mungkin lebih dikenal dengan dotcom company yang memfokuskan diri pada bisnis internet, saat itu belum matang benar apa yang seharusnya dilakukan ketika bisnis di internet, apa infrastruktur ? content ? atau ide kreatif lainnya, sehingga banyak dotcom company yang justru gulung tikar karena memberanikan diri untuk mulai bermain di bursa saham padahal bisnisnya belum jalan atau bubble. Masih kuat ? baca selengkapnya
Si Bolang dan Dongeng Sebelum Tidur
Kamis, 24 Mei 2007 07:04 WIB
Si Bolang dan Dongeng Sebelum Tidur
Sebuah tontonan menarik memang sekarang ini sedang gencar-gencarnya ditayangkan oleh berbagai stasion swasta, tak salah, ketika salah satu chanel yang kita tonton sedang iklan maka kita biasanya bergegas untuk overchannel, walaupun semuanya tidak demikian, jujur, sekarang ini justru iklan kadang-kadang menyita perhatian karena mulai dikemas dengan baik.Salah satu acaranya yang saya anggap sangat menarik adalah "Si Bolang", kalau bisa dibilang dokumenter mungkin bisa yah. Acara ini mengupas dan mendalami lebih dalam sedalam-dalamnya kehidupan anak-anak asli indonesia yang tinggal dan hidup masih dekat dengan alam. Masih kuat? baca selengkapnya.