Seputar Film
Mengambil Pelajaran Dari Film Agent of SHIELD

Mengambil Pelajaran Dari Film Agent of SHIELD

Oleh | Selasa, 28 Januari 2014 07:03 WIB | 3.940 Views | Comments 2014-01-28 07:03:12

Mengambil pelajaran dari sebuah film adalah hal yang cukup menarik menurut saya, mungkin termasuk menonton sinetron Tukang Bubur Naik Haji, hehe. Kali ini saya coba sampaikan apa yang saya dapatkan dari menonton sebuah film seri barat yang disiarkan oleh televisi ABC Amerika Serikat.

Film apik dan keren menurut saya, masih dalam rangkaian kelompok film The Avengers, film ini tidak menujukan bagaimana seseorang memiliki kekuatan super seperti film yang lainnya, lebih berkecenderungan mengandalkan bagaimana cerdas dan kemampuan pribadi dari para pemerannya.

Ok back to Laptop, ada beberapa hal yang menurut saya bisa diambil pelajaran dari film ini disamping kekurangan-kekurangan atau kelebayan dari film ini antara lain.

Pemimpin Harus Paham Benar Timnya.
Sosok Agen Coulson atau yang sering Skye panggil dengan singkatan AC ini menurut saya adalah sosok pemimpin yang baik dimana dia begitu tenang dalam segala kondisi, tentu tenang karena memiliki segudang pengalaman dalam berbagai penanganan misi atau operasi. Selain tenang, sosok penyuka koleksi benda-benda antik ini selalu tepat dalam mengambil keputusan (namanya juga film) termasuk ketika mengambil keputusan berat merekrut Skye masuk kedalam tim. Hal yang paling luar biasa menurut saya adalah sosok keayah-ayahannya yang begitu mantap, bagaimana dia mendekati timnya dengan sangat hangat sehingga memahami benar apa yang dirasakan timnya, seperti yang dilakukannya terhadap Skye. Perjuangan untuk timnya juga tidak bisa dilihat sebelah mata atau mata sebelah seperti yang ia lakukan untuk mencari ibu kandung Skye.

Kerjasama Adalah Kunci
Kunci keberhasilan dari semua operasi yang dijalankan oleh Agen, tidak ada yang merasa paling jago dan pintar saya lihat, peran Coulson sebagai ketua juga berperan penting. Setiap pribadi agen memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, semuanya tidak menjadi sebuah masalah justru menjadi kekuatan.

Pembagian Peran Dalam Tim
Karakter yang berbeda, kemampuan yang berbeda dalam pesawat Agen of Shiled menjadi kekuatan tersendiri, setiap agen akan fokus kepada pekerjaannya masing-masing, namun demikian bukan berarti tidak dapat menyumbang ide untuk rekannya. Justru pemikiran out of the box atau diluar pemikiran rekan kita akan memberikan secercah ide baru dalam menjalankan tugas.

Berbuat Baik Tidak Selalu Berbuah Manis
Masih ingat misi untuk meneliti senjata 0-8-4? yah dalam episode ini dipertontonkan bagimana berbuat baik tidak selalu berbuah manis, tentu teman-teman pernah merasakannya. Para agen juga sama, seperti yang ia lakukan saat menolong tentara dari serangan pemberontak, eh malah memberontak dan ingin mendapatkan senjata 0-8-4. Tetap waspada adalah senjata, tetap berhati-hati adalah kunci. Karena terkadang perbuatan baik kita tidak selalu berbuah manis.

Kasih Orang Tua Tiada Batas
Coba tebak di episode yang mana? yaaa anda benar sekali. Perjuangan Mike (itu tuh yang ditanganya dipasang besi itu terus jadi kuat) dalam menjaga anaknya patut diacungi jempol 10 jempol malahan. Mungkin sama dengan istilah sejahat-jahatnya singa tidak akan jahat kepada anaknya (ada gitu istilah itu? ) .

Daaaaaan masih banyak lagi yang bisa kita ambil, ya walaupun film ini fiksi tapi beberapa statement ilmiah dari film ini saya pikir dapat dipertanggung jawabkan, walaupun butuh pengujian yang mendalam. Ngomong-ngomong Skye manis yah kayak Raisa :P

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet






Seputar Film Lainnya