Bisnis dan Wirausaha
Masih Pentingkah Beriklan di Videotron di Era Digital Marketing?

Masih Pentingkah Beriklan di Videotron di Era Digital Marketing?

Oleh | Jum'at, 19 Februari 2021 06:32 WIB | 684 Views | Comments 2021-02-19 06:32:07

Ah Mas, buat apa iklan di pinggir jalan dengan video yang hanya sekian detik, mendingan iklan di Youtube, Facebook atau Instagram, ucap seorang teman.

Sejenak saya berfikir, jika semua orang berpandangan sama dengan teman saya ini, barangkali Videotron milik EYE di bawah jembatan layang pasopati tepat samping Balubur Town Square (Baltos) tidak akan berdiri kokoh, begitupula di Cihampelas dan Wastukencana Bandung.

Sempat saya bertanya kepada teman yang ada di EYE beberapa waktu lampau.

"Kang, saya baru liat EYE di Bandung nih", tanya saya sembari mengirimakan jepretan videotron EYE.

"Iya Kang, Akang liat yang mana? sebenarnya di Bandung mau dipasang 5 titik, cuma belum aktif semua" Jawabnya.

Langkah EYE ekspansi ke Bandung menurut saya bukan tanpa sebab, bisa jadi sebab utamanya karena ada demand-nya, kalaupun tidak berarti mencoba market di Bandung.

Beriklan di media luar ruang seperti Videotron, Billboard atau Construction memang tidak sepenuhnya hilang walaupun ada digital marketing. Saya melihatnya memang takan bisa tergantikan, hanya berbeda medianya saja. Kalau dulu mungkin media papan besi, kayu, tetapi sekarang berganti ke Videotron.

Peruntukan Beriklan di Videotron memang pasti beda peruntukan dengan video di FB atau Instagram. Biasanya, beriklan di videotron lebih ke Awarness, penguatan brand atau sekedar menunjukan jika perusahaan tersebut terlihat keren muncul di media luar ruang. Jika anda melintas di Jalan Tol Purbaleunyi, terlihat Iklan kontruksi bertuliskan Bukalapak dan Blibli, jika tidak salah, salah satunya adalah milik EYE.

Berikan di media luar ruang memang tidak dapat langsung dikonversi menjadi sales, sangat berbeda dengan beriklan di sosial media yang analitiknya begitu jelas dan detil. Walaupun bisa saja videotron terpasang statistik berapa kali tayang dalam sehari, kemungkinan dilihat oleh berapa orang (anggaplah menggunakan sensor), tetapi sekali lagi sangat tidak cocok bila langsung diukur ke konversi sales.

Beriklan di media luar ruang selain untuk awarness, juga sangat cocok untuk iklan layanan masyarakat, seperti penggunaan masker, tertib berlalu lintas, tertib bayar pajak dan yang lainnya. Walaupun tidak sedikit produk handphone terkenal memajang foto handphone seri terbarunya di videotron atau billboard.

Marketing, promosi, itu seni, tidak harus kaku. Ketika kita menjalankan digital marketing, jangan lupa tetap harus ada promosi luring yang dilakukan. Setidaknya ketika kita bicara, ngobrol dengan teman, perkenalkan produk dan layanan yang kita miliki. Tidak usah malu di motor kesayangan kita dipasang alamat website, atau mobil dipasang oneway poster.

Semuanya harus dicoba, bisa jadi mereka yang melihat iklan kita di media luar ruang setiba sampai dirumah penasaran dan akhirnya membeli. Jadi tidak ada salahnya kita beriklan di videotron.

Ingat, Videotron tidak hanya muncul diluar ruangan lho, bisa juga muncul di media digital dan televisi. Seperti digambar, untung 2 kali bukan?
 

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet





Apa komentar anda tentang Tulisan Masih Pentingkah Beriklan di Videotron di Era Digital Marketing??

Bisnis dan Wirausaha Lainnya
Mahalnya Digital Marketing
Minggu, 14 Februari 2021 10:33 WIB
Mahalnya Digital Marketing
​Mas Adi, digital marketing itu murah, tidak perlu bayar, saya bisa melakukannya sendiri secara organik, optimasi website, optimasi sosial media dan hal-hal lain yang bisa meningkatkan upaya saya dalam proses marketing digital. Saya tanya balik? anda melakukannya sendiri seharian?
​CV dan Surat Lamaran Kerja, Salah Satu Kunci Untuk Diterima Kerja
Sabtu, 05 September 2020 08:52 WIB
​CV dan Surat Lamaran Kerja, Salah Satu Kunci Untuk Diterima Kerja
Dimasa pendemi sekarang ini, tidak sedikit orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), bahkan ada yang baru lulus malah bingung cari kerja. Banyak yang mencoba melamar kesana-kesini, banyak dokumen yang harus disiapkan, salah satunya adalah surat lamaran kerja.
Sulitnya Mencari Kerja Saat ini, Inikah Penyebabnya?
Minggu, 28 Juni 2020 19:43 WIB
Sulitnya Mencari Kerja Saat ini, Inikah Penyebabnya?
​Kenapa jaman bapak kita walaupun sulit tapi terasa tidak sesulit sekarang untuk mencari sesuap nasi? atau bahkan kakek nenek kita dulu yang masih bebas berkebun di tanah-tanah yang kosong untuk sekedar membuat dapur terus "ngebul"?
Akankah Ada Unicorn yang Tumbang 5 Tahun Mendatang?
Sabtu, 12 Oktober 2019 06:15 WIB
Akankah Ada Unicorn yang Tumbang 5 Tahun Mendatang?
Saya menemukan tulisan yang menarik di Facebook yang ditulis oleh Erick Wahyudi, Analis Ekonomi. Sayang jika tidak saya catat dan save di blog saya. Nasab tulisan ini dishare oleh Mas Aditya Nugroho hingga sampai ke Erick Wahyudi tentang bagaimana sudut pandang terhadap prilaku investor akhir-akhir ini.
Mewawancara Calon Programmer, Berikut Contoh-Contoh Pertanyaannya
Jum'at, 14 Desember 2018 06:24 WIB
Mewawancara Calon Programmer, Berikut Contoh-Contoh Pertanyaannya
Menurut saya, mewawancara calon programmer gampang-gampang susah. Hal ini disebabkan karena programming adalah pekerjaan yang kompleks dan membutuhkan pemilikiran yang tajam. Untuk mewawancara calon Programmer, menurut saya seharusnya tidak menanyakan hal yang terlalu teknis.
Berbagai Jenis Bisnis Memanfaatkan Instagram Untuk Mendapatkan Uang
Senin, 25 Juni 2018 10:04 WIB
Berbagai Jenis Bisnis Memanfaatkan Instagram Untuk Mendapatkan Uang
Tidak harus membayar hosting yang semakin lama semakin membengkak, bahkan tidak harus membeli sebuah domain yang harus diperpanjang setiap tahun untuk membuat portal berita atau portal lainnya, mereka hanya bermodal membuat akun Instagram. Apa saja bisnis yang memanfaatkan Instagram?