Teknologi Informasi
3 Alasan untuk Tidak Melakukan Overcharge Ponsel Anda Saat Menggunakan Powerbank

3 Alasan untuk Tidak Melakukan Overcharge Ponsel Anda Saat Menggunakan Powerbank

Oleh | Senin, 14 Desember 2020 10:15 WIB | 3.985 Views | Comments 2020-12-14 10:15:39

Memiliki ponsel dengan baterai yang awet sehingga dapat digunakan kapanpun kita butuhkan adalah hal yang sudah menjadi kebutuhan kita di era digital saat ini. Karena itu, memakai powerbank dapat menjadi solusi dan penyelamat baterai ponsel Anda, terutama saat bepergian atau saat sulit mengakses charger listrik. Tetapi, kadang tidak kita sadari ponsel kita tersambung terlalu lama dengan powerbank. Saat baterai ponsel sudah penuh, kadang ponsel masih tersambung dengan powerbank yang menyala. Inilah yang disebut overcharge. Melakukan overcharge ponsel saat menggunakan powerbank ternyata perlu dihindari. Inilah 3 alasan mengapa sebaiknya Anda tidak melakukan overcharge ponsel saat menggunakan powerbank.

1. Melakukan overcharge ponsel dapat membuat baterai ponsel semakin cepat habis

Pernahkah Anda perhatikan bahwa semakin lama usia ponsel yang Anda miliki, maka baterainya dapat semakin cepat habis? Ternyata salah satu hal yang menyebabkan baterai ponsel semakin cepat habis adalah kebiasaan melakukan overcharge, termasuk overcharge dengan menggunakan powerbank. Sebenarnya ponsel pintar saat ini umumnya telah dilengkapi dengan sistem pelindung yang akan mematikan pengisian daya secara otomatis saat baterai ponsel sudah 100%. Tetapi, proses pengisian daya akan tetap berjalan saat baterai ponsel berkurang sedikit. Akibatnya, proses pengisian daya akan berlangsung terus menerus dalam waktu yang lama, sehingga menyebabkan baterai ponsel menjadi panas. Jika hal ini terjadi berulang kali, maka kapasitas baterai ponsel lama kelamaan akan semakin cepat menurun. Baterai ponsel memang pada dasarnya pasti akan mengalami penurunan kemampuan untuk mempertahankan daya baterai dengan semakin sering digunakan dan di charge. Namun melakukan overcharge berulang kali dengan powerbank akan mempercepat proses kerusakan tersebut, sehingga baterai ponsel dapat semakin cepat habis.



2.     Melakukan overcharge dapat membuat powerbank cepat rusak

Powerbank merupakan perangkat elektronik yang pasti akan mengalami penurunan performa dengan semakin sering digunakan. Saat kita menggunakan powerbank, kualitas perangkat elektronik ini secara otomatis akan mengalami penurunan. Jika kita melakukan overcharge ponsel saat menggunakan powerbank, tidak hanya daya powerbank yang terbuang sia-sia, tetapi juga kemampuan atau kualitas powerbank akan semakin menurun karena dengan melakukan overcharge, berarti Anda menggunakan powerbank lebih lama dari seharusnya. Jika Anda terus-menerus melakukan overcharge ponsel dengan powerbank, lama kelamaan kapasitas powerbank akan menurun sedikit demi sedikit. Pada akhirnya, powerbank Anda memiliki kapasitas dan kemampuan mengisi daya yang semakin sedikit, sehingga menjadi tidak dapat berfungsi seperti yang diharapkan. Misalnya, saat masih baru powerbank Anda dapat mengisi daya 2 ponsel dengan baterai 4000 mAh hingga penuh. Namun karena sering melakukan overcharge ponsel dengan powerbank ini, kapasitas powerbank menjadi tidak cukup untuk mengisi daya ponsel hingga penuh. Bahkan lama-kelamaan powerbank dapat menjadi rusak total atau tidak dapat digunakan lagi.



3.     Powerbank dapat meledak saat melakukan overcharge

Kemungkinan powerbank meledak memang kecil, namun kasus seperti ini telah terjadi beberapa kali. Powerbank yang memiliki kemungkinan tinggi untuk dapat meledak umumnya adalah powerbank yang memiliki kualitas yang rendah dan tidak memiliki sistem pengaman untuk mengatasi overcharge atau overheating. Banyak produsen powerbank yang menggunakan baterai Li-ion berkualitas rendah atau bahkan baterai bekas untuk menekan biaya produksi. Powerbank seperti ini selain kapasitasnya diragukan, keamanannya juga tidak terjamin. Bagaimana powerbank dapat meledak? Saat melakukan overcharge ponsel dengan powerbank, powerbank akan menjadi panas. Kenaikan suhu pada powerbank ini dapat menyebabkan partikel atom logam dalam baterai powerbank berinteraksi dengan bagian lain dari baterai powerbank. Tingginya suhu dalam powerbank dapat melemahkan insulasi dalam baterai. Akibatnya dapat terjadi hubungan arus pendek atau korsleting dalam powerbank yang dapat disertai percikan api atau ledakan.
 

Setelah mengetahui 3 hal di atas, sebaiknya kini Anda lebih berhati-hati jangan sampai melakukan overcharge ponsel saat menggunakan powerbank. Agar ponsel dan powerbank lebih awet dan aman, pakailah powerbank hanya pada saat diperlukan. Hindari juga menggunakan powerbank dalam waktu yang lama, apalagi dibiarkan mencharge ponsel semalaman dan ditinggal tidur. Dan agar lebih aman, pastikan Anda menggunakan powerbank dengan kualitas yang baik.

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet





Apa komentar anda tentang Tulisan 3 Alasan untuk Tidak Melakukan Overcharge Ponsel Anda Saat Menggunakan Powerbank?

Teknologi Informasi Lainnya
7 Cara Mengoptimalkan Penggunaan Payment Gateway untuk Bisnis
Jum'at, 07 Februari 2020 14:43 WIB
7 Cara Mengoptimalkan Penggunaan Payment Gateway untuk Bisnis
Saat ini banyak bisnis khususnya bersifat online berbondong-bondong menggunakan Internet Payment Gateway, alasannya bermacam-macam, ada yang hanya untuk otomatisasi, ada yang hanya untuk dibilang keren, ada juga yang memang mengoptimalkan payment gateway sebagai business enabler.
Fakta dan Trend Internet Marketing Terkini - Digital Summit 2019
Selasa, 01 Oktober 2019 13:31 WIB
Fakta dan Trend Internet Marketing Terkini - Digital Summit 2019
Digital Summit 2019 telah usai, ada banyak catatan menarik yang di rangkum oleh Dewi Tanjung yang berkesempatan hadir disana. Ada sekitar 40 catatan yang telah dirangkum yang super penting, apalagi untuk anda yang ingin tau tentang internet marketing.
Mudahnya Membeli Domain Resmi, Lemahnya PANDI atau Registrar Nakal?
Selasa, 16 April 2019 13:51 WIB
Mudahnya Membeli Domain Resmi, Lemahnya PANDI atau Registrar Nakal?
Tahun ini saya cukup dikagetkan dengan dibelinya 2 buah domain berekstensi .co.id yang habis dan tidak diperpanjang. Logikanya, tidak semudah itu untuk mendapatkan domain .co.id bukan? Masalahnya ini terjadi akibat lemahnya PANDI atau registrar yang nakal?
Google Plus, Sosmed Pesaing Facebook yang Segera Tutup
Selasa, 12 Maret 2019 05:48 WIB
Google Plus, Sosmed Pesaing Facebook yang Segera Tutup
Tidak sampai sepuluh tahun, layanan social media yang digadang-gadang bakal menyaingi Facebook pada awal kemunculannya akhirnya tutup usia. Google Plus adalah salah satu layanan dari banyak layanan milik Google, sebenarnya Google+ bukan satu-satunya yang kurang suskes.
Social Media, Tempat Bertemunya Orang yang Pro dan Kontra
Sabtu, 23 Juni 2018 04:24 WIB
Social Media, Tempat Bertemunya Orang yang Pro dan Kontra
Hadirnya teknologi internet ditengah-tengah kita saat ini memang menjadi jalan bertemunya dua entitas atau lebih secara daring (online), seperti Marketplace yang mempertemukan antara penjual dan pembeli, Aplikasi Gojek yang mempertemukan driver dengan penumpangnya, mempertemukan
Big Data, Mobile dan Fintech, Tiga Masa Depan Teknologi Informasi di Indonesia
Selasa, 03 April 2018 11:41 WIB
Big Data, Mobile dan Fintech, Tiga Masa Depan Teknologi Informasi di Indonesia
Suatu hari saya ditanya oleh teman diskusi saya disuatu tempat, apa sih yang akan menjadi "obrolan" serius orang-orang teknologi di Indonesia khususnya untuk beberapa waktu mendatang. Jawaban seenaknya saya saat itu bahwa teknologi di Indonesia akan mengarah kepada 3 hal besar yaitu Big Data, Mobile dan Fintech.