Teknologi Informasi
Mudahnya Membeli Domain Resmi, Lemahnya PANDI atau Registrar Nakal?

Mudahnya Membeli Domain Resmi, Lemahnya PANDI atau Registrar Nakal?

Oleh | Selasa, 16 April 2019 13:51 WIB | 108 Views | Comments 2019-04-16 13:51:09

Tahun ini saya cukup dikagetkan dengan dibelinya 2 buah domain berekstensi .co.id yang habis dan tidak diperpanjang. Logikanya, tidak semudah itu untuk mendapatkan domain .co.id bukan? Masalahnya ini terjadi akibat lemahnya PANDI  atau registrar yang nakal?

Sejauh yang saya tahu, dulu, untuk mendaftarkan domain .co.id adalah yang paling susah, mengingat banyak persyaratan yang harus dilengkapi seperti AKTA Pendirian Perusahaan, SIUP dan KTP yang tercantum di akta, namun, nyatanya sekarang pembelian domain .co.id seperti mudah sekali. Hal ini tentu akan berbahaya kedepannya, perebutan domain akan sangat mungkin terjadi dari pihak yang seharusnya memenuhi syarat untuk mendapatkannya dengan pihak yang asal beli.

Beberapa domain yang saya miliki memang tidak diperpanjang, seharusnya dibuat angus saja ketika memang permintaan pembelian baru tidak memenuhi syarat. Jangan sampai untuk mengejar target penjualan domain akhirnya begitu mudah sekali untuk approval. Untuk domain .com okelah, tapi rasanya kalau domain .co.id harus benar-benar selektif.

Secara teknis saya sendiri tidak tahu dimana posisi approval saat register domain ini, apakah ada disisi reseller domain (registrar) atau ada disisi Pandi. Saat domain .id masih dipegang oleh pa Budi Rahardjo, pembelian domain begitu sangat selektif, apalagi saat itu pendaftaran masih saling berkirim email untuk persyaratannya.

Bayangkan, domain yang dibeli orang ini sekarang diisi oleh website yang tidak relevan sama sekali dengan nama domainnya, rasanya sulit bila menggunakan surat kepemilikan merk atau setidaknya Akta pendirian perusahaan dengan nama domain itu.

Semoga menjadi pelajaran bagi siapapun yang ada di PANDI, target ribuan bahkan jutaan domain .id bolehlah kita kejar sebagai bangsa yang mandiri, namun tentu harus sesuai dengan aturan dan meminimalisir resiko besar yang bakal terjadi mendatang. Aamiin. Foto by JurnalWeb.com

Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet






Teknologi Informasi Lainnya
Google Plus, Sosmed Pesaing Facebook yang Segera Tutup
Selasa, 12 Maret 2019 05:48 WIB
Google Plus, Sosmed Pesaing Facebook yang Segera Tutup
Tidak sampai sepuluh tahun, layanan social media yang digadang-gadang bakal menyaingi Facebook pada awal kemunculannya akhirnya tutup usia. Google Plus adalah salah satu layanan dari banyak layanan milik Google, sebenarnya Google+ bukan satu-satunya yang kurang suskes.
Social Media, Tempat Bertemunya Orang yang Pro dan Kontra
Sabtu, 23 Juni 2018 04:24 WIB
Social Media, Tempat Bertemunya Orang yang Pro dan Kontra
Hadirnya teknologi internet ditengah-tengah kita saat ini memang menjadi jalan bertemunya dua entitas atau lebih secara daring (online), seperti Marketplace yang mempertemukan antara penjual dan pembeli, Aplikasi Gojek yang mempertemukan driver dengan penumpangnya, mempertemukan
Big Data, Mobile dan Fintech, Tiga Masa Depan Teknologi Informasi di Indonesia
Selasa, 03 April 2018 11:41 WIB
Big Data, Mobile dan Fintech, Tiga Masa Depan Teknologi Informasi di Indonesia
Suatu hari saya ditanya oleh teman diskusi saya disuatu tempat, apa sih yang akan menjadi "obrolan" serius orang-orang teknologi di Indonesia khususnya untuk beberapa waktu mendatang. Jawaban seenaknya saya saat itu bahwa teknologi di Indonesia akan mengarah kepada 3 hal besar yaitu Big Data, Mobile dan Fintech.
30 Ide Tugas Akhir atau Skripsi untuk Mahasiswa Jurusan Komputer Tahun 2017
Selasa, 28 Maret 2017 05:24 WIB
30 Ide Tugas Akhir atau Skripsi untuk Mahasiswa Jurusan Komputer Tahun 2017
Skripsi ataupun tugas akhir memang masih menjadi hal yang dianggap menyeramkan oleh banyak mahasiswa, termasuk saya dulu. Hal mendasar yang biasa menjadi hambatan terbesar adalah menemukan judul skripsi yang terbaik menurut kita. Dalam tulisan ini saya akan coba share sebanyak mungkin ide judul skripsi
Meraup Uang dari Afiliasi dan Adsense? Perhatikan Boleh Tidaknya
Kamis, 16 Februari 2017 08:17 WIB
Meraup Uang dari Afiliasi dan Adsense? Perhatikan Boleh Tidaknya
Pagi ini saya tergeletik oleh postingan seorang anak muda di sebuah forum programming di Facebook, ia bertanya alternatif revenue stream (sumber pendapatan) baru untuk website porno miliknya, sontak yang berkomentar langsung mengingatkan akan keberkahan dari sebuah bisnis.
Simple, Trend Website Tahun 2017
Minggu, 01 Januari 2017 20:53 WIB
Simple, Trend Website Tahun 2017
Perkembangan teknologi itu begitu dinamis sekali, terkadang terasa maju dari beberapa tahun terakhir, tetapi terkadang kok seperti balik lagi seperti beberapa tahun kebelakang. Masih ingat dulu handphone yang begitu sangat besar? kemudian banyak vendor untuk membuat handphone sekecil mungkin, bahkan ada pandangan yang kecil itu canggih. Namun, jaman berubah saat ini handphone seolah berlomba untuk besar kembali, tetapi kecanggihannya juga semakin menanjak.